JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Kantor Pusat Bank Jakarta, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Maret 2026.
Ratusan anak yatim dari berbagai panti asuhan dan yayasan di wilayah ibu kota hadir dalam acara buka puasa bersama manajemen Bank Jakarta.
Kegiatan bertajuk “Iftar Bersama Manajemen dan Santunan Anak Yatim” tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadhan Berkah. Lembaga perbankan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta itu menyalurkan santunan senilai Rp1,7 miliar kepada 8.500 anak yatim dan kaum duafa.
Santunan diserahkan secara simbolis oleh jajaran direksi Bank Jakarta kepada perwakilan anak-anak yatim dari sejumlah yayasan pengelola panti asuhan di lima wilayah Kota Administrasi Jakarta.
Baca Juga: Dorong Transaksi Non Tunai, Bank Jakarta Dukung Sistem Pembayaran pada Bazar Jakarta Prime Ramadan 2026
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo menjelaskan, bantuan yang diberikan bersumber dari dana zakat dan infak para karyawan Bank Jakarta. Dana tersebut dikelola melalui Unit Pengelola Zakat (UPZ) Bank Jakarta dan kemudian disalurkan melalui yayasan-yayasan yang membina anak yatim dan panti asuhan di wilayah ibu kota.
Menurut Agus, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.
“Melalui kegiatan ini, Bank Jakarta berharap dapat berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah,” kata Agus, Kamis, 12 Maret 2026.
Ia menambahkan, sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, Bank Jakarta memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat hubungan dengan komunitas di sekitarnya.
Baca Juga: Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan
Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai menyampaikan, kegiatan santunan tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur perusahaan menjelang usia ke-65 tahun Bank Jakarta yang akan diperingati pada April 2026.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.